11.3.09
akhir-akhir ini memang aku jarang posting karena ada masalah yang lumayan runyam. bukan masalah aku sendiri, tapi masalah keluarga. salah satu sepupuku ada yang mau cerai. masalah biasa? buatku enggak. karena dia sudah pernah cerai sebelumnya. orang lain juga banyak yang begitu? mungkin, tapi kan sudah ada 1 anak, gak semudah itu dong. bisa ajalah, orang-orang juga seperti itu kok? OK..OK.. cerai sudah membudaya di lingkungan kita, TAPI pasti tidak di saat kondisi si perempuan yang sedang hamil 5 bulan. gimana...masih mau didebat lagi? silahkan.
di usia kehamilan segitu, kita udah bisa prediksi calon baby lewat USG. ternyata cowok! senangnya...karena akhir-akhir ini jarang anak kecil cowok di keluarga besar kita. tapi dalam waktu yang sama, si bapak tiba-tiba mau menceraikan istrinya. kenapa? katanya si bapak sudah punya another woman. kenapa? karena selama ini si istri lebih sayang sama anak. alasan! mungkin perempuan itu kaya, karena kita semua tahu, si bapak senang bergelimang harta.
tidak ada yang bisa aku maafkan dari kasus seperti ini. apapun alasannya. apalagi ternyata pacar baru si bapak, seorang pelacur. pelacur? iya, tapi pelacur yang highclass. maksudnya, kaya? baiklah, aku menghargai apapun profesi orang. tapi menceraikan istri yang hamil demi seorang pelacur?
aku bertanya: apa yang kamu liat dari pelacur itu? karena aku cinta, kata si bapak. cinta? iya, cinta. kamu cinta nggak sama istrimu? anakmu? calon anakmu? kaluarga besarmu?
ternyata sepupuku itu lebih cinta si pelacur. maaf, aku tidak mau bicara lagi sama kamu.



